Anti Miskin! Cara Ampuh Agar Tidak Boros Pakai Paylater

1 week ago

Sejak muncul fitur paylater di situs belanja online, opsi ini jadi cara agar tidak boros yang begitu populer untuk digunakan. Selain menjadi pendaftarannya pun mudah, membayar dengan paylater juga cepat dan praktis. Paylater sangat membantu di saat mendesak yang tak terduga, sehingga kita tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dan mengatur cashflow keuangan kita tetap stabil.

Tapi menggunakan paylater juga harus bijak agar tidak boros, loh. Karena kalau digunakan tanpa perhitungan yang tepat, paylater malah bisa bikin kita semakin boros. Lalu bagaimana cara agar tidak boros pakai paylater? Simak cara ampuh agar tidak boros pakai paylater di bawah ini. Dijamin anti miskin akhir bulan!

Paylater Itu Apa?

Meski sudah banyak digunakan di Indonesia, mungkin masih banyak belum tahu apa itu paylater. Paylater, seperti NantiAja adalah metode pembayaran angsuran tanpa kartu kredit dimana pembeli bisa membagi pembayaran jadi 4 kali bayar untuk setiap transaksi yang kamu lakukan. Saat ini paylater banyak digunakan di aplikasi belanja online, situs belanja online dan perusahaan digital lainnya.

Kurang lebih sistemnya sama dengan kartu kredit, tapi kamu tidak perlu repot dengan segala persyaratan permohonan untuk mendapat kartu kredit. Paylater juga ada limitnya loh, dengan tenor pembayaran maksimal 12 bulan. Tiap bulannya, pengguna paylater harus mengangsur cicilan pokok ditambah bunga sebelum tanggal jatuh tempo. Kalau sampai lewat, maka akan dikenakan denda. Tapi tenang, yuk ikuti tips berikut ini, biar kamu bisa lebih bijak pakai paylater.

Tips Pakai Paylater Anti Boros

Setelah tahu paylater itu apa, pasti sudah paham dong, bila menggunakan layanan ini maka kamu punya kewajiban untuk membayar angsuran setiap bulan berupa cicilan pokok dan bunga. Karena itu, penting sekali untuk menghitung dulu agar dompet kamu anti boros dan tetap aman. Ini dia tips tidak boros saat pakai paylater:

pakai paylater
Pakai Paylater bisa membuat kamu jadi tidak boros

1. Pahami Peraturan Pemakaian

Setiap layanan penyedia paylater pastinya punya peraturan masing-masing yang mungkin berbeda. Misalnya limit minimal dan maksimal pengunaan paylater, bunga cicilan, biaya admin, serta denda bila telat membayar angsuran berbeda. Seperti di NantiAja, kami tidak memberikan biaya admin dan bunga, khusus untuk para pengguna kami.

Sebelum setuju menggunakan layanan paylater, kamu harus memahami betul nih peraturannya. Dengan begitu, kamu jadi bisa memilih platform mana yang paling cocok dengan kebutuhanmu. Kamu juga bisa menyesuaikan keuangan pribadi kamu dengan mengikuti aturan paylater dengan baik dan benar.

2. Batasi Nominal Pinjaman Sesuai Kebutuhan

Bagi pengguna baru, biasanya mereka akan mendapatkan limit paylater yang rendah. Tetapi, seiring berjalannya waktu, semakin sering penggunaan layanan dan pembayaran yang selalu tepat waktu, limit pun akan makin naik. Limit maksimal paylater berbeda-beda ya, ada yang mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 50 juta.

Meski sudah mendapat limit tinggi, bukan berarti kita bisa menggunakannya hingga maksimal sesuka hati. Tetap sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar kamu. Batasi penggunaan paylater di nominal tertentu untuk memenuhi kebutuhan yang benar-benar penting. Hati-hati overbudget, pikirkan juga apakah kamu mampu untuk membayar angsuran sebelum jatuh tempo berikutnya.

3. Tidak Hedon

Wajar bila keinginan kita seakan tiada habisnya. Apalagi di tengah teknologi yang semakin berkembang pesat. Sebagian orang tertarik dengan gadget baru, sebagian lagi selalu tertarik dengan tren alat masak kekinian. Keinginan selalu muncul kapanpun dan dimanapun, tapi apakah keinginan itu benar-benar perlu? Dan yang lebih penting, apakah kita mampu untuk membayarnya?

Sesekali menghadiahi diri sendiri dengan barang mahal tidak menjadi masalah, tapi jangan sampai hedon ya. Kendalikan diri kamu untuk menahan diri dalam membeli sesuatu. Biasakan untuk selalu membuat pertimbangan dulu, sebelum memasukkan barang ke keranjang dan menekan fitur paylater. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari gali lubang, tutup lubang di akhir bulan.

4. Bayar Tepat Waktu

Sama halnya dengan kartu kredit, layanan paylater juga memiliki tanggal jatuh tempo tiap bulannya. Jangan sampai lupa dengan tanggal ini dan usahakan selalu membayar tepat waktu. Karena begitu lewat tanggal bayarnya, denda paylater dapat terbilang lumayan besar. Kalau sampai menumpuk, bisa sangat berat mengangsurnya dan malah bikin kamu tambah boros.

5. Pakai Satu Lembaga Saja

Tips tidak boros uang saat pakai paylater berikutnya adalah dengan menggunakan layanan paylater dari satu lembaga saja. Dengan begitu, kamu jadi lebih mudah mengontrolnya. Dan kamu juga jadi tahu tanggal berapa angsuran harus dibayarkan. Begitu gajian, uang untuk mengangsur bisa langsung disisihkan dan dibayar ke satu lembaga saja.

Kalau pakai beberapa lembaga, ada kemungkinan kamu lupa layanan mana yang harus dibayar terlebih dulu, berapa jumlahnya, dan lain sebagainya. Kalau sampai terlewat, kamu bisa terkena denda. Bukannya hemat, malah jadi boros. Dan dengan menggunakan satu lembaga saja, kamu juga bisa terhindar dari modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga paylater yang tidak kamu kenal, loh. Jadi, lebih berhati-hati memilih lembaga paylater ya.

6. Pahami Suku Bunga yang Ditawarkan

Karena cara daftar paylater dan persyaratannya sangat mudah, maka wajar kalau penggunanya dikenakan bunga angsuran tiap bulannya. Bunga paylater dikenal cukup tinggi, biasanya 2% – 4%, berbeda-beda dari tiap lembaga. Sebelum setuju menggunakan layanan paylater dari suatu lembaga penyedia layanan paylater, pastikan kamu sudah paham betul suku bunga yang ditawarkan.

Biasanya akan ditampilkan perhitungan lengkapnya pada saat kita mendaftar, berapa angsuran yang harus kita bayar per bulan, lengkap dengan bunganya. Jadi kita bisa memperkirakan apakah setiap bulan mampu membayar angsuran beserta bunganya sampai lunas. Yang pasti, tiap bulan kita tidak hanya membayar cicilan pokok saja. Selalu ingat kalau ada suku bunga yang menjadi kewajiban kita ketika memutuskan untuk menggunakan paylater.

7. Kenali Denda Terlambat Bayar

Cara agar tidak boros uang selanjutnya saat pakai paylater adalah cari tahu dengan jelas tentang dendanya. Wajib banget untuk mengingat tanggal jatuh tempo agar tidak dikenakan denda. Ada denda yang mencapai 5% dan termasuk cukup besar, kalau telat bayar karena alasan apa pun, justru pengeluaran kita malah jadi lebih besar.

Sangat disarankan untuk langsung membayar angsuran dan tagihan terlebih dahulu begitu kita menerima gaji. Dengan cara ini, kita akan terbebas dari membayar denda, termasuk denda paylater. Jadi tak perlu bayar lebih dan jadi makin boros. Kamu jadi bisa lebih teliti dalam mengatur keuangan kamu. Kalau sekali telat bayar, mungkin dendanya tak seberapa. Tetapi kalau sampai kebiasaan, sebenarnya jumlahnya termasuk lumayan berat.   

8. Perhatikan Biaya Paylater

Layanan paylater bisa memberlakukan biaya tertentu, bisa juga tidak. Pastikan kamu mencari tahu info selengkapnya mengenai suku bunga, denda dan biaya admin yang ditawarkan paylater. Pada umumnya ada biaya penanganan. Seperti biaya admin yang dijelaskan sejak awal, jumlahnya memang tidak terlalu besar, tapi tetap penting untuk diketahui terlebih dahulu.

Biaya paylater membuat harga barang yang kita beli jadi sedikit lebih mahal. Misalnya kita membeli barang seharga Rp 500 ribu, tapi karena menggunakan paylater maka total harga produknya dengan biaya admin dapat menjadi Rp 510 ribu. Kalau sudah mengetahui sejak awal, kamu jadi lebih paham kenapa harga pembelian kamu jadi lebih mahal, karena kamu menggunakan keuntungan untuk membayar dengan membaginya menjadi 4 kali. Untungnya, di NantiAja, tidak hanya bebas biaya admin, kamu diberikan kebebasan untuk memilih tenor cicilan yang kamu butuhkan, semakin cepat, semakin murah.

9. Pakai Paylater Lebih Bijak

Saat ini layanan paylater bisa dipergunakan untuk berbagai keperluan. Tidak hanya untuk beli barang saja, tapi bahkan bisa untuk beli pulsa, paket data, bayar tagihan listrik, beli kursus online, dan masih banyak lagi. Belanja jadi lebih mudah, tapi kalau tidak bijak memilah-milah malah jadi jauh lebih boros dari yang seharusnya kamu perlukan.

Karena itu penting banget untuk lebih bijak dalam memilih apa saja yang mau dibayar pakai paylater. Utamakan memakai paylater untuk kebutuhan yang sangat penting. Misalnya untuk beli alat elektronik yang digunakan oleh seluruh keluarga, seperti lemari es, ini tidak apa-apa. Tapi untuk beli smartphone terbaru yang harganya super mahal, padahal smartphone lama masih oke-oke saja, sebaiknya pikir-pikir dulu butuh atau tidak. Terlebih kalau kemampuan membayar angsuran paylater tersebut, masih jauh diluar kemampuan kamu.

Kembali ke list