Rekomendasi Brand Lokal Jam Tangan Cantik untuk Wanita

4 months ago

Saat ini, jam tangan buatan lokal kualitasnya sudah banyak yang mumpuni dan bisa jadi andalan untuk pemakaian sehari-hari maupun acara spesial. Khusus untuk brand lokal jam tangan wanita, apa saja sih yang terbaik? Yuk simak daftarnya di sini

Bono Watch

Di tempat pertama rekomendasi brand lokal jam tangan wanita ada Bono Watch, brand asal Bandung yang berdiri tahun 2018. Meski terbilang cukup baru, tapi Bono Watch sudah berhasil hadir dengan sekitar 40 varian produk. Bono Watch terus berinovasi dengan memperhatikan tren fashion dunia. Jadi konsumennya selalu mendapatkan update produk yang tidak ketinggalan jaman.

Di tahun 2021 lalu, Bono Watch tetap aktif dengan meluncurkan 4 varian produknya. Mengikuti tren yang sedang digandrungi dunia, fashion Korea jadi basic diluncurkan varian Bono Siena Papillon Silver Milanese. Selain warna Silver, ada juga pilihan warna Dark Black dan Stellar. Modelnya simpel dengan warna monokrom atau satu warna, jadi gampang banget untuk padu padan bajunya.

Salah satu produk best seller Bono Watch adalah Como Milanese Dark Black, jam tangan berbentuk bulat yang terkesan super simpel tapi tetap elegan. Cocok buat kamu yang ingin terkesan modern dan dinamis, jam tangan ini berdiameter 40 mm dan tebalnya 8 mm. Produk best seller lainnya adalah Siena Bloom Leather. Berkebalikan dari jam sebelumnya, varian ini berwarna pastel, paduan nude pink dan krem, dengan motif bunga di samping kanan dial.

Sedangkan untuk salah satu produk terbarunya ada Siena Dark Rose Gold yang elegan dan cocok untuk acara formal. Bingkainya terbuat dari stainless steel warna rose gold, sewarna dengan jarumnya. Selain itu, semua bagian jam berwarna full black. Super keren, jam tangan Bono Watch dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 337 ribuan – Rp 850 ribuan.

Euckofficial

Kalau yang suka dengan gaya fashion streetwear lokal, biasanya sudah pernah dengan merek yang stu ini. Euckofficial atau yang lebih sering disingkat Euck adalah merek fashion asal Bandung yang baru berdiri di tahun 2018. Meski belum begitu lama berdiri, tapi karena produknya yang simpel sekaligus unik, berhasil menarik perhatian banyak penggemar fashion di tanah air. Nah, tapi kalau bicara soal merk jam tangan lokal terbaik untuk wanita, tak semua orang berpikir ke merek ini.

Euck yang terinspirasi dari gaya desain Jepang yang simpel dengan prinsip yang quirky ini memang lebih dikenal sebagai brand tas dan pakaian. Jadi belum banyak yang tahu kalau Euck sebenarnya bekerja sama dengan PALA Nusantara, salah satu brand jam tangan yang aslinya juga dari Bandung. PALA populer dengan jam tangan berkepala kayunya yang terkesan modern dengan pemilihan warna menarik. Cocok banget dengan Euck yang produknya sering tabrak warna.

Soal kualitas, jam tangan PALA sudah tak perlu diragukan lagi. Merek ini punya misi untuk menggunakan potensi dalam negeri yang ditransformasi menjadi produk berkualitas yang terjangkau. Bekerja sama dengan Euck yang juga selalu menggunakan bahan terbaik, paduan keduanya benar-benar serasi! Untuk kerja sama ini, dinamakan PALA X EUCK, yang dipasarkan seharga Rp 529 ribu.

Seri ini hanya punya satu tipe, yaitu PALA X EUCK Kelana, dengan dua pilihan warna yaitu Olive dan Navy. Kelana merupakan terjemahan Euck dan PALA untuk kamu, generasi pandemi, untuk merayakan kebebasan yang sudah di pelupuk mata kembali! Kepala jam tangan Kelana terbuat dari kayu pohon maple, sedangkan talinya terbuat dari bahan kanvas Puma yang tahan lama. Keren dan anak muda banget!

INA Watch

Buat kamu yang suka gaya etnik dipadukan dengan tren modern, pasti tertarik dengan jam tangan kayu. Unik, belakangan jam tangan kayu makin naik popularitasnya di tanah air. Kabar baik khusus buat para wanita, karena sekarang sudah ada merek jam tangan kayu khusus untuk wanita. Ada INA Watch yang berasal dari Sleman, DI Yogyakarta.

Merek ini hadir dengan desain cantik variatif banget. jam tangan kayunya tersedia dalam berbagai macam ukuran. Bagi yang suka jam tangan kecil atau yang punya pergelangan tangan kecil, bisa pilih ukuran jam yang paling kecil. Sedangkan yang lebih suka jam tangan sedang sampai besar pun pilihannya beragam. INA Watch menggunakan berbagai macam jenis kayu berkualitas. Di antaranya adalah kayu pohon jati, kelengkeng, mangga, mindi, nangka dan sonokeling.

Satu hal yang jadi ciri khas INA Watch adalah tali jam tangannya yang menggunakan berbagai bahan menarik. Ada yang menggunakan kain batik dan ada yang menggunakan kain lurik yang beraneka warna. Selain itu, model kepala jamnya juga variatif banget, ada yang bulat, kotak, dan persegi enam. Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp 237 ribuan – Rp Rp 279 ribuan.

Kalau bosan dengan tali jamnya, kamu bisa ganti dan beli tali jam dengan warna sesuai selera yang harganya mulai dari Rp 120 ribuan. INA Watch hadir dengan seri yang sangat beragam. Di antaranya adalah Batik Series, Rinenggo Manis, Gegerit, Sekar Pudyastuti, Bondan Payung, Golek Sulung Dayung, Golek Ayun Ayun, Rara Ngigel, dan lain-lain. Buat yang ingin kepala jamnya berwarna-warni, bisa pilih seri Beskalan.

Matoa

Masih untuk penggemar jam tangan kayu, merek yang satu ini harus banget masuk daftar belanjamu selanjutnya. Jam tangan kayu pertama yang ada di Indonesia adalah Matoa. Merek ini didirikan oleh Lucky Dana Aria di tahun 2011. Matoa tidak langsung sukses, karena sempat dianggap sebelah mata oleh banyak konsumen. Tapi kini Matoa sudah jadi produk yang membanggakan dan banyak diminati di dalam dan luar negeri!

Jam tangan Matoa dibuat dengan tangan alias handmade. Matoa mempekerjakan pengrajin lokal, sehingga ikut berperan serta mengangkat perekonomian bangsa. Pengrajinnya terutama berasal dari desa Ciwidey, Jawa Barat, yang memang dikenal sebagai tempatnya para pengrajin andal.

Untuk bahannya, produk Matoa kebanyakan menggunakan 2 jenis kayu yaitu kayu eboni dari Makassar dan kayu pohon maple dari Kanada. Tahu nggak sih, selain kualitasnya baik, bahan dasar kayu itu menghasilkan limbah produksi yang lebih sedikit dibandingkan dengan karet, besi maupun plastik? Jadi bahan kayu lebih ramah lingkungan jika dibandingkan bahan lainnya.

Matoa banyak memproduksi jam tangan unisex yang bisa dipakai pria maupun wanita. Buat yang suka jam tangan bentuk kotak yang ukurannya tak terlalu besar, salah satu pilihannya adalah Matoa Mori yang terbuat dari kayu eboni. Warnanya gelap dan harganya Rp 950 ribuan. Tapi kalau suka warna terang dan bentuk jam bulat, salah satu yang keren banget adalah Matoa Singo x Garuda Indonesia yang terbuat dari kayu maple. Jam tangan ini dipasarkan seharga Rp 1.2 jutaan.

Jadi bagaimana? Dari beberapa rekomendasi jam tangan wanita brand lokal, adakah yang kamu incar? Kalau masih berpikir, pikirkan saja desain mana yang mau kamu beli. Untuk urusan bayar jangan ragu lagi, karena kamu bisa bayar 4 kali pakai NantiAja, bebas bunga selamanya. Buruan cek barangnya sebelum kehabisan. Yakin masih mau melewatkan kesempatan untuk tampil menawan dengan aksesori ini?

Kembali ke list